3 FAKTA Mengapa Anda Tidak Akan Pernah MENABUNG

3 FAKTA Mengapa Anda Tidak Akan Pernah MENABUNG

Kali ini saya akan membahas tentang 3 Alasan Kenapa Anda Tidak Akan Pernah Menabung. Anda tahu alasannya kenapa? Saya sudah research alasannya kenapa. Meskipun anda sudah membaca artikel ini berkali-kali, anda tetap tidak akan menabung. Anda tahu apa alasannya? Saya sudah temukan, berikut beberapa alasannya.

alasan mengapa susah menabung
alasan mengapa susah menabung

Anda Meremehkan Pentingnya Menabung

Yang pertama, yaitu anda meremehkan pentingnya menabung. .“Halah, cuma uang 5 ribu. Sekali makan juga habis. Bahkan tidak cukup. Masak sih, uang 5 ribu itu bisa jadi emas?”. 7 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari Jim Rohn, Motivator Besar Dunia. If it easy to do, it’s easy not to do. Jadi apabila hal itu mudah dilakukan, maka artinya hal itu juga mudah untuk tidak dilakukan. Karena anda meremehkan, anda meremehkan uang kecil 5 ribu. Bagaimana dengan uang 5 ribu, anda bisa menabung emas. Bagaimana dengan 100 ribu Rupiah anda menabung saham. Wow, kok bisa? Mungkin dengan 1 juta Rupiah atau sekian puluh ribu Rupiah per hari, anda sudah bisa memiliki properti. Karena anda meremehkan uang kecil. That’s why anda tidak akan pernah menabung. Dan anda selalu mencari alasan, “Halah, yang penting cukup makan. Kebutuhan hari ini masih banyak. Jangankan saya menabung, untuk kebutuhan sehari-hari saja masih kurang. Apanya lagi yang mau ditabung?”.

Hei, Sobat. Saya mau tegaskan pada anda. Orang sukses itu prinsipnya bayar saya dulu. Saya ulangi, orang sukses itu prinsipnya bayar saya dulu. Bayar saya dahulu. Bukan bukan bayar cicilan dulu. Bukan bayar uang sekolah dulu. Bukan bayar cicilan motor dulu. Bukan bayar kebutuhan dulu. Karena kebutuhan itu tidak akan pernah ada habisnya. Percaya pada saya. Anda hari ini tidak mau menabung. Tetapi jika hari ini ditawarin handphone cicilan 50 kali, anda langsung ambil. Loh, katanya tidak punya uang. Tapi kok bisa beli HP? Karena anda selalu meremehkan. That’s why anda tidak akan pernah menabung. Karena anda hanya menganggap itu uang kecil. Anda selalu meremehkan. Betul? ampai kapanpun, anda tidak akan pernah menabung. Itu yang pertama.

Menabung Bukanlah Prioritas

Yang kedua, anda menganggap bahwa menabung itu bukan prioritas. Jadi, anda menganggap bahwa menabung itu tidak perlu. Tadi saya sudah mengatakan bahwa orang sukses itu pay me first. Bayar saya dahulu. Anda yang mencari nafkah. Berarti diri anda yang harus dibayar dahulu. Bukan orang lain, bukan mobil, bukan uang sekolah, bukan dapur. Tetapi anda dahulu. Setelah membayar diri anda, barulah anda membayar kebutuhan-kebutuhan rumah tangga. Barulah anda membayar kebutuhan-kebutuhan anak. Barulah anda membayar kebutuhan-kebutuhan yang lain. “Loh, kalau masih tidak cukup?”. Percaya pada saya. Tetapkan satu angka dan kunci penghasilan anda. Kalau tidak, sampai kapanpun anda tetap tidak akan pernah punya tabungan. Kenapa? Karena menabung itu bukan prioritas anda. That’s it. Banyak sekali orang yang mengalami perubahan hidup karena menabung. Mereka juga kaget karena tiba-tiba punya tabungan emas di Pegadaian. Mereka dulu tidak menyangka bahwa dengan uang 5 ribu, sekarang dia punya bergram-gram emas. Padahal dulu jangankan punya gram emas, tabungan saja tidak punya.

Bukan berarti saya mengatakan artikel ini ditujukan untuk men’judge “anda semua pasti tidak menabung”. Tetapi sekali lagi, masih banyak orang yang sampai kapanpun tetap mencari alasan untuk tidak menabung. Artikel ini saya tujukan untuk anda yang masih tidak percaya, ‘benarkah uang 5 ribu/27 ribu itu bisa mengubah hidup anda’. Lakukan. Mulailah saat ini, pay mer first. Jadikanlah hal itu sebagai prioritas. Jangan pay yang lain first. Pay me first, bayar saya dahulu. Anda mau sedekah itu baik. Tetapi sebelum bersedekah, bayar dulu diri anda. Karena alat untuk mencari sedekah adalah diri anda. Jika diri anda tidak dibayar, bagaimana anda mau memberikan sedekah? Jika diri anda tidak sehat, kondisi finansial anda tidak sehat, bagaimana anda mau memberikan sedekah? Tidak bisa. Diri anda yang harus sehat dahulu. Pay me first. Anda jangan membayar yang lainnya sampai diri anda tidak punya apa-apa. Tidak bisa begitu. Kunci dahulu penghasilan anda. Ketika penghasilan anda sudah dikunci, kuncinya jangan dibuang. Kuncinya dibuang, gemboknya saja yang disimpan. Setiap bulan dan setiap minggu kunci anda hilang. Tetapi penghasilan anda terkunci.

Menabung Bukanlah Sebuah Kebutuhan

Dan yang ketiga, alasan ketiga mengapa anda tidak akan pernah bisa menabung adalah karena anda menganggap bahwa menabung itu bukan sebuah kebutuhan. Anda tidak menganggap bahwa menabung itu adalah sebuah kebutuhan. Sekarang saya ingin bertanya. Makan itu kebutuhan atau bukan? Pasti kebutuhan, dong. Minum itu kebutuhan atau bukan? Pasti kebutuhan, dong. Sekolah anak itu kebutuhan atau bukan? Pasti kebutuhan, dong. Mengapa anda bisa menganggap semua itu kebutuhan? Karena anda menganggap itu penting. Sedangkan menabung itu tidak anda samakan seperti anda makan, mencari nafkah, minum dan sebagainya. Anda tidak menganggap itu sebagai kebutuhan. Padahal, menabung itu porsinya sama dengan kebutuhan anda makan. Porsinya sama dengan anda minum. Porsinya sama dengan anda menafkahi anak untuk sekolah. Mempunyai rumah tinggal. Porsinya sama. Equal. Menabung bukan di prioritas ke sekian. Tetapi ‘SAMA’.

Karena bagi saya, kebutuhan primer itu bukan cuma sandang, pangan, papan. Tetapi sandang, pangan, papan plus menabung. Itulah kebutuhan yang paling primer. Masalahnya, di Indonesia itu kebutuhan primer hanya sandang, pangan, papan. Hanya baju, makanan dan rumah tinggal. Padahal harus ditambah satu lagi, yaitu menabung. Itu sama pentingnya dengan sandang, pangan, papan. Bagaimana anda bisa naik ke level kehidupan berikutnya, sekunder dan tersier jika anda tidak menabung? Tidak bisa. Banyak orang yang punya masalah finansial ketika usia tua mereka. Mengapa? Karena di masa mudanya tidak pernah menabung. Uangnya hangus, entah hilang kemana. Menguap, entah hilang kemana. Sekali lagi, anda mungkin tidak suka dengan artikel saya kali ini. Anda akan marah-marah karena membaca artikel saya kali ini. Anda mungkin akan kebakaran jenggot gara-gara artikel saya kali ini. Itu terserah anda. Saya hanya akan bicara pada hal yang benar. Jika anda saat ini tidak menabung, anda tidak menabung tahun depan, anda tidak menabung 10 tahun lagi, jangan salahkan jika anda hidup sengsara di masa tua. Salah satunya adalah karena menabung tidak menjadi prioritas di masa muda.

Jadi sekali lagi saya ingatkan. Pertama, jangan pernah meremehkan. Bagi anda yang suka meremehkan, itulah alasan anda tidak akan pernah menabung. Yang kedua adalah menabung bukan prioritas. Dan yang ketiga, tidak menganggap bahwa menabung itu adalah sebuah kebutuhan pokok. Semoga tiga alasan ini anda sadari. Sebenarnya hal inipun tidak menjamin anda segera menabung. Tetapi minimal, saya mengingatkan anda lagi. Mulai dari sekarang, menabunglah. Semoga bangsa Indonesia di masa yang akan datang lebih memiliki warga yang cerdas, masyarakat yang adil dan makmur, dan juga memiliki kondisi finansial yang mapan sehingga diri anda bisa memberikan lebih banyak manfaat untuk orang lain. Serta lebih banyak sedekah, jika anda sendiri bisa menabung sejak usia dini.

Itulah pembahasan mengenai 3 ALASAN Kenapa Anda Tidak Akan Pernah MENABUNG. Semoga bermanfaat ya

One thought on “3 FAKTA Mengapa Anda Tidak Akan Pernah MENABUNG

  1. Terima kasih telah mengingatkan saya akan pentingnya menabung. Saya juga merasa, ketiga hal tersebut benar dan mungkin ketiga hal tersebut harus saya terapkan di kehidupan ini. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *